Total Tayangan Halaman

Selasa, 13 November 2012

BERPIKIR TENTANG PENGKADERAN CALON PEMIMPIN PEMERINTAHAN


Secara konstitusional seluruh warga negara terikat ke dalam proses transformatif, baik dalam membangun sistem pengembangan maupun pertahanan yang menyangkut sistem kesejahteraan itu sendiri melalui hak dan kewajibannya sebagai warga Negara. Sehingga disela perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.Tonggak kepemimpinan akan terus di estafetkan, tak perduli dengan semua keadaan suatu bangsa kepeminpinan itu akan terus berjalan. Kesadaran akan adanya beban moral yang nantinya menjurus kepada tata pengelolaan Negara atau pemerintah yang memerlukan seorang peminpin yang baik yang mampu menjalankan roda pemerintahan, harus digalangkan sejak dini agar tidak terjadi krisis kepeminpinan.

Mahasiswa sebagai salah satu pemegang estafet kepeminpinan tentu miliki tanggung jawab tersendiri terhadap bangsa ini, karena sesungguhnya dunia kemahasiswaan merupakan tahapan akhir bagi seorang manusia untuk menginvestasi dirinya dalam pranata pendidikan formal dan tahap akhir penggodokan calon peminpin bangsa melalui jalur pendidikan formal, dalam hal ini sudah sepatutunya mahasiswa memiliki ruang gerak dalam mengaktualisasi dan mematangkan diri dalam kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat dan salah satu kewajiban para mahasiswa yang paling mendasar adalah bagai mana mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Sejalan dengan hal diatas pemerintahan yang baik “Good Governance”  kini sedang menjadi literatur pembangunan nasional, yang secara otomatis tentu akan berorientasi pada pemerintah yang baik “Good Government”, tentu hal ini tidak terlepas dari sosok peminpin yang baik. Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Khusunya kini memiliki beban tambahan bagaimanan nantinya meraka mampu menjadi nahkoda dalam berjalannya roda pemerintahan “Good Governance” baik pada tingkatan nasional maupun pada tingkatan daerah “Local Government”. Sehingga harus adanya penegasan sedari dini bahwa sesungguhnya tanggung jawab mahasiswa terhadap bangsa begitu besar.

Indonesia krisis kepeminpinan, entah hanya sebuah Isue atau memang realitas yang ada dilapangan, saat ini memang tidak adal sosok yang bisa dijadikan motivator yang handal khusunya untuk kader-kader pemerintahan tapi ketahuilah sesungguhnya motivator itu bukan terlahir pada sosok goverment yang saat ini sedang mengendali roda, tapi motivator terbesar mahasisa ilmu pemerintahan adalah merek ayang duduk dipinggir jalan dan tertidur di selah,selah gang mereka yang haus akan keadalian dan kesejah teraan dan merindukan sosok peminpin yang benar-benar memperjuangkan hak mereka, mereka yang rindu sosok Good Goverment.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yakin Usaha Sampai